FK-Raphinha Keluhkan Turnamen Musim Panas: “Pemain Eropa Butuh Libur, Bukan Jadwal Tambahan!”
Pemain Barcelona, Raphinha, menyampaikan kritik tajam terhadap jadwal padat yang diberikan kepada para pemain klub Eropa, terutama menyangkut Piala Dunia Antarklub dan turnamen-turnamen lain yang digelar pada liburan musim panas.
Dalam pernyataan terbarunya, Raphinha menyoroti ketidakadilan sistem yang memaksa pemain untuk terus bermain tanpa jeda, bahkan setelah melewati musim kompetisi yang panjang.
“Secara pribadi, sebagai pemain klub Eropa, seharusnya kami sedang libur, bukan? Saya sedang liburan sekarang, dan mereka pun seharusnya sedang liburan. Misalnya, Marquinhos dan Beraldo dari PSG — mereka bermain di final Liga Champions, tapi bahkan tidak sempat merayakannya sebagaimana mestinya karena langsung terbang untuk bermain bersama tim nasional, lalu langsung lanjut ke Piala Dunia,” ujar Raphinha kepada media.
Ia menambahkan bahwa banyak pemain yang tidak mendapat waktu istirahat layak, padahal liburan adalah hak fundamental pemain profesional setelah melewati jadwal yang sangat padat.
“Tidak ada satu pun dari kami yang ditanya soal jadwalnya, atau apakah kami ingin bermain. Mereka hanya bilang: ‘Kalian harus pergi dan main.’ Kami cuma mengikuti perintah,” tambahnya.
Pernyataan Raphinha ini mencerminkan keprihatinan banyak pemain top Eropa yang merasa terbebani oleh jadwal kompetisi tambahan yang tidak memberikan ruang istirahat cukup, apalagi ketika turnamen digelar di masa yang seharusnya menjadi waktu pemulihan fisik dan mental.
- jadwal FIFA ganggu libur pemain
- jadwal turnamen musim panas 2025
- keluhan pemain soal Piala Dunia FIFA
- kontroversi Piala Dunia Antarklub 2025
- Marquinhos Beraldo Piala Dunia
- pemain Barcelona soal jadwal padat
- pemain Eropa butuh liburan
- protes pemain klub Eropa 2025
- Raphinha kritik Piala Dunia Antarklub
- Raphinha tentang libur musim panas
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
