Kupang, FHNC – Sebuah momen menyentuh terjadi di tengah seremoni pemberian penghargaan kepada dua pelajar asal Kabupaten Kupang yang menorehkan prestasi membanggakan di level nasional dan internasional.
Sebuah momen yang tak biasa, bahkan menggugah, mengalir begitu saja, sunyi tapi kuat. Bupati Kupang, Yosef Lede, membungkuk dan mencium seorang siswa SMP, Angelus Syukur Teguh Timu Nitti.
Gestur itu bukan sekadar simbol. Ia menyiratkan makna besar tentang kepemimpinan: bahwa seorang pemimpin sejati tak hanya berdiri di podium memberi sambutan, tetapi juga tahu kapan harus merendahkan dirinya untuk mengangkat martabat orang lain, terutama generasi muda yang menjadi harapan masa depan daerah.
Angelus adalah siswa SMP Negeri 1 Amarasi Selatan yang telah mengharumkan nama Kabupaten Kupang dengan lima medali perak dari Liga Matematika Nasional (LIMAS). Ia berdiri bersisian dengan nama yang telah lebih dulu viral: Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay alias Nono, juara dunia Abacus dua kali dan peraih medali perunggu dalam Kompetisi Coding Nasional 2025.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
