Terima Grand Design Pembangunan Kependudukan, Christian Widodo Tegaskan Kebijakan Tak Boleh Salah Data!

FHC, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menegaskan bahwa kebijakan pembangunan tidak boleh disusun berdasarkan asumsi atau pendekatan administratif semata, melainkan harus bertumpu pada data yang akurat dan kebutuhan riil masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat menerima secara resmi Dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 2025–2045 di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Kamis (26/2).

Dokumen tersebut diserahkan oleh tim penyusun yang terdiri atas akademisi dan praktisi kependudukan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Pemerintah Kota Kupang, termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB).

Dalam arahannya, Christian menekankan bahwa kesalahan dalam basis data akan berdampak sistemik terhadap arah kebijakan dan efektivitas program pemerintah.

“Kalau kita salah dari data, nanti kebijakan kita ke mana-mana salah. Efek dominonya sangat besar,” ujarnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.