Tendangan Kungfu Berujung Penyesalan, Fadly Alberto Minta Maaf dan Siap Terima Sanksi

FHC, Aksi keras yang dilakukan pemain muda Fadly Alberto dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20 berujung penyesalan. Ia mengakui tindakannya telah mencoreng nama baik Timnas Indonesia dan memicu kegaduhan di publik.

Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC itu menjadi sorotan setelah melakukan tendangan keras menyerupai “kungfu kick” ke arah punggung pemain Dewa United U-20, Rakha Nurkholis, dalam pertandingan yang berlangsung Minggu (19/4).

Fadly secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan seluruh pihak yang terdampak, termasuk tim nasional yang selama ini ia bela di level usia muda.

“Saya meminta maaf karena tindakan saya mencoreng nama baik Timnas Indonesia dan menimbulkan kegaduhan,” ujarnya.

Pemain berusia 17 tahun tersebut selama ini dikenal sebagai bagian dari skuad Timnas kelompok umur, bahkan masuk dalam radar pelatih Nova Arianto untuk Timnas Indonesia U-20. Namun, insiden ini berpotensi mengancam posisinya di tim.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.