Aktivis PMKRI Tambolaka Soroti Kerusakan Pantai Akibat Tambang Pasir, Desak Bupati Cari Solusinya
FHC, Aktivis Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Tambolaka, Melvin, menyoroti kerusakan kawasan pesisir akibat aktivitas tambang pasir ilegal di Pantai Kaghona, Desa Bondo Boghila, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur.
Menurut Melvin, dalam beberapa tahun terakhir kawasan pantai mengalami abrasi dan penyusutan daratan akibat pengambilan pasir yang terus berlangsung tanpa pengawasan ketat.
“Kerusakan ini tidak hanya mengancam ekosistem pesisir, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan masyarakat sekitar,” kata Melvin.
Ia menilai, jika aktivitas tersebut terus dibiarkan, abrasi pantai akan semakin parah dan berpotensi menghilangkan daratan pesisir, merusak habitat biota laut, serta menurunkan potensi wisata alam di kawasan Pantai Kaghona.
Selain berdampak terhadap lingkungan, Melvin menyebut aktivitas pengambilan pasir pantai tanpa izin juga bertentangan dengan aturan hukum yang berlaku.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
