Penjualan Eceran NTT Tetap Tumbuh di Tengah Tantangan Ekonomi, Momentum Hari Besar Keagamaan Jadi Penopang Konsumsi

FHC, Aktivitas konsumsi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Mei 2026 menunjukkan ketahanan yang cukup kuat di tengah dinamika ekonomi nasional dan global. Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT memprakirakan kinerja penjualan eceran di Kota Kupang tetap tumbuh positif secara tahunan, didorong meningkatnya belanja masyarakat pada sejumlah kelompok komoditas strategis serta momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran yang dirilis Bank Indonesia, Indeks Penjualan Riil (IPR) Kota Kupang pada Mei 2026 diperkirakan mencapai 64,79 atau tumbuh 6,49 persen secara tahunan (year on year/yoy). Meski lebih rendah dibandingkan pertumbuhan April 2026 yang mencapai 7,77 persen (yoy), angka tersebut menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih terjaga dan aktivitas ekonomi daerah tetap bergerak pada jalur ekspansi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, menjelaskan bahwa pertumbuhan penjualan eceran pada Mei 2026 ditopang oleh meningkatnya kinerja sejumlah kelompok komoditas utama, khususnya Peralatan Informasi dan Komunikasi, Kendaraan Bermotor, serta Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.