Selama hampir enam tahun menjalankan tugas di lapangan, Frans terlibat langsung dalam pendampingan kelompok peternak untuk mengembangkan pola usaha peternakan yang lebih modern dan berorientasi bisnis.
Program yang dikawal tersebut berfokus pada transformasi sistem peternakan tradisional menjadi usaha peternakan yang mandiri, terintegrasi dengan pasar, serta memiliki kepastian penjualan melalui kemitraan dengan off-taker atau mitra pembeli.
Menurut Frans, pendekatan tersebut menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kesejahteraan peternak karena mereka tidak lagi bergantung pada mekanisme pasar yang tidak menentu.
“Salah satu hal yang menarik dari program ini adalah pendekatannya yang menekankan kemandirian usaha, di mana peternak didorong untuk berkembang melalui penguatan kapasitas, akses pasar, dan kemitraan yang saling menguntungkan. Keberhasilan sejati bukan hanya tentang seberapa jauh kita melangkah, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan bagi orang lain,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
