Meski tertinggal, Swiss tidak menyerah. Tim yang diperkuat Granit Xhaka dan Manuel Akanji itu perlahan mampu keluar dari tekanan Argentina dan memberikan perlawanan yang cukup merepotkan lini belakang lawan.
Upaya Swiss akhirnya membuahkan hasil pada babak kedua. Dan Ndoye berhasil mencetak gol penyama kedudukan yang membuat skor berubah menjadi 1-1. Gol tersebut membangkitkan semangat Swiss sekaligus membuat pertandingan semakin terbuka.
Hingga peluit panjang 90 menit dibunyikan, kedua tim gagal menambah gol sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Saat laga tampak akan berlanjut ke adu penalti, Julian Alvarez muncul sebagai pembeda. Pada menit ke-112, penyerang muda Argentina itu melepaskan tendangan spektakuler dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke pojok kiri gawang Swiss.
Kiper Gregor Kobel hanya terpaku menyaksikan bola bersarang di gawangnya. Gol tersebut membuat Argentina kembali unggul 2-1 dan membakar semangat para pendukung La Albiceleste yang memadati stadion.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
