FK-AS Roma masih menanti aliran dana sekitar 9,4 juta euro yang mereka yakini sebagai hak dari klausul penjualan kembali Riccardo Calafiori. Bek muda Italia tersebut baru saja resmi bergabung dengan Arsenal dari Bologna dengan nilai transfer mencapai 50 juta euro, namun terdapat sengketa terkait pembagian keuntungan antara beberapa klub yang pernah memilikinya.
Sebagaimana dilaporkan oleh Corriere dello Sport, Roma memasukkan klausul saat menjual Calafiori ke FC Basel, yang menyatakan bahwa mereka berhak atas 40% dari jumlah total penjualan kembali, termasuk bagian tetap dan variabel. Saat Calafiori dijual dari Basel ke Bologna seharga 4 juta euro, Roma telah menerima sekitar 1,5 juta euro.
Namun, ketika Bologna menjualnya ke Arsenal, FC Basel mendapatkan sekitar 23,5 juta euro karena mereka memiliki 50% hak atas keuntungan modal. Roma kini menilai bahwa, berdasarkan kontrak lama, mereka berhak atas bagian dari dana yang diterima Basel, setara dengan sekitar 9,4 juta euro.
Pihak manajemen Roma di Trigoria tengah mengikuti perkembangan hukum dan telah memberi informasi terkini kepada UEFA, mengingat pentingnya transaksi ini dalam konteks Perjanjian Penyelesaian Finansial klub. Giallorossi berharap bisa mendapatkan bagian yang menjadi hak mereka untuk memperkuat kondisi finansial klub ke depan.
- AS Roma hak penjualan Calafiori
- Berita transfer AS Roma terbaru
- Bologna jual Calafiori ke Arsenal
- Giallorossi keuangan klub 2025
- Klausul penjualan kembali Calafiori
- Riccardo Calafiori ke Arsenal
- Roma tuntut 9 juta euro dari Basel
- Roma vs Basel sengketa transfer
- Transfer Calafiori Arsenal 2025
- UEFA settlement Roma Calafiori
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
