Cadangan devisa Indonesia juga tetap berada pada level kuat sebesar 144,9 miliar dolar AS atau setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor.
Bank Indonesia optimistis kombinasi kebijakan moneter yang lebih ketat dengan koordinasi erat bersama pemerintah akan menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah gejolak global.
Selain fokus pada stabilitas, bank sentral memastikan kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
