Likuiditas perbankan juga dinilai masih sangat memadai. Rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) perbankan berada pada level tinggi sebesar 25,09 persen, sementara rasio kredit bermasalah tetap rendah.

Meski tekanan global meningkat, Bank Indonesia masih memandang prospek ekonomi Indonesia relatif solid. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2026 tercatat mencapai 5,61 persen, meningkat dibanding triwulan sebelumnya sebesar 5,39 persen.

Konsumsi rumah tangga meningkat karena dorongan belanja masyarakat saat Hari Besar Keagamaan Nasional serta berbagai stimulus pemerintah. Belanja negara juga meningkat seiring pelaksanaan program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembayaran tunjangan hari raya aparatur negara.

Namun, BI mengingatkan bahwa ancaman global tetap perlu diwaspadai. Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan melambat menjadi 3 persen pada 2026, sementara inflasi global justru meningkat hingga sekitar 4,3 persen akibat lonjakan harga energi dan terganggunya rantai pasok perdagangan dunia.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.