Faktor lain yang membuat BI tidak tergesa-gesa menaikkan suku bunga adalah kondisi inflasi domestik yang masih dinilai terkendali.

Pada Juni 2026, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat 3,34 persen (year on year), sedikit meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan terutama dipicu oleh kelompok administered prices, terutama penyesuaian harga BBM nonsubsidi dan avtur, serta inflasi pangan akibat penurunan produksi sejumlah komoditas strategis seperti bawang merah, bawang putih, dan beras.

Namun, inflasi inti tetap berada di level 2,76 persen, menunjukkan bahwa tekanan harga dari sisi permintaan domestik masih relatif terkendali.

Karena itu, BI optimistis inflasi pada 2026 dan 2027 tetap dapat dijaga dalam kisaran target pemerintah sebesar 2,5±1 persen, terutama melalui sinergi bersama pemerintah pusat dan daerah dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP/TPID).

Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga

Keputusan mempertahankan BI-Rate juga mencerminkan kehati-hatian agar momentum pertumbuhan ekonomi tidak terganggu.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.