Konteks global yang masih diliputi ketidakpastian—mulai dari kebijakan moneter negara maju, fluktuasi tingkat imbal hasil (yield), hingga penyesuaian risiko investor—menjadi salah satu faktor pendorong koreksi ULN.
ULN Pemerintah Tumbuh Melambat: Stabilitas Fiskal Terjaga
ULN pemerintah tercatat 210,1 miliar dolar AS, tumbuh 2,9% (yoy)—lebih rendah dari pertumbuhan 10,0% (yoy) pada triwulan sebelumnya. Perlambatan ini terutama disebabkan oleh:
Kontraksi arus modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN),
Flight to quality investor global akibat meningkatnya volatilitas pasar,
Ketidakpastian kebijakan moneter internasional, khususnya dari bank sentral utama.
Meski demikian, BI menegaskan bahwa ULN pemerintah tetap berada dalam koridor pengelolaan fiskal yang prudent, dengan 99,9% didominasi instrumen jangka panjang, menandakan risiko refinancing yang sangat rendah.
Dari perspektif ekonomi sektoral, ULN pemerintah diarahkan pada pembiayaan program prioritas yang memberikan multiplier effect luas, meliputi:
