Selain aspek digitalisasi kampus, kerja sama tersebut juga membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan keuangan dan penguatan ekonomi lokal.
Direktur Kredit Bank NTT, Aloysius Geong, menilai Undana merupakan mitra strategis karena memiliki jumlah mahasiswa yang sangat besar. Saat ini, populasi mahasiswa Undana diperkirakan mencapai lebih dari 30 ribu orang yang tersebar di berbagai fakultas dan program studi.
Menurut Aloysius, jumlah tersebut menjadi modal penting untuk memperluas program inklusi keuangan di NTT. Generasi muda, khususnya mahasiswa, dinilai memiliki peran sentral dalam mendorong transformasi budaya keuangan masyarakat yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
“Kami berharap dapat bermitra dengan Undana dalam berbagai program literasi keuangan. Jumlah mahasiswa yang masif adalah modal dasar yang kuat untuk membangun budaya sadar investasi dan keuangan digital yang aman di NTT,” kata Aloysius.
Melalui kolaborasi ini, Bank NTT tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah pengguna layanan perbankan digital, tetapi juga berupaya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pengelolaan keuangan, investasi yang sehat, hingga pemanfaatan teknologi finansial secara bijak.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
