Dukungan terhadap kerja sama tersebut juga datang dari Bupati Kupang Yosef Lede. Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi dan bank pembangunan daerah merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi Nusa Tenggara Timur.
Menurut Yosef, Bank NTT sebagai lembaga keuangan milik masyarakat daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa dana yang dikelola dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
Karena itu, keterlibatan institusi akademik seperti Undana menjadi penting untuk menghadirkan inovasi, riset, serta pendampingan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Kolaborasi ini juga dipandang relevan dengan tantangan modernisasi birokrasi yang kini dihadapi berbagai perguruan tinggi negeri. Dengan jumlah mahasiswa yang mencapai puluhan ribu orang, kebutuhan akan sistem administrasi yang cepat, efisien, dan akuntabel menjadi semakin mendesak.
Penerapan teknologi H2H diyakini dapat mengurangi potensi kesalahan administrasi, mempercepat pencatatan transaksi, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data secara lebih akurat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
