FK-‼️ Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari Josep Maria Minguella, sosok yang dikenal sebagai salah satu orang yang membawa Lionel Messi ke Barcelona. Dalam wawancara dengan El Chiringuito TV, Minguella mengungkapkan bahwa dirinya pernah menawarkan Julián Álvarez ke Barcelona pada tahun 2021 — namun tawaran tersebut ditolak oleh manajemen Blaugrana.
“Pada tahun 2021, saya menawarkan Julián Álvarez ke Barcelona seharga 22 juta euro, yang saat itu merupakan nilai klausul rilisnya. Dia bermain di River Plate. Kita harus selalu memperhatikan River karena mereka selalu punya penyerang hebat,” ujar Minguella.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dirinya telah berbicara dengan Francescoli, tokoh penting di River Plate, yang meyakinkan bahwa Álvarez adalah pemain yang bisa dipercaya dan berpotensi besar sebagai pencetak gol.
Namun, saran itu tidak diindahkan oleh manajemen Barcelona kala itu.
“Saya pergi ke Barça, bilang mereka harus merekrutnya, dan mereka malah memilih untuk mendatangkan Ferrán Torres seharga 60 juta euro,” tambahnya.
Kini, keputusan tersebut menjadi sorotan mengingat Julián Álvarez berkembang pesat bersama Atletico Madrid, bahkan menjadi bagian dari tim juara Liga Champions bersama Manchester city dan Piala Dunia 2022 bersama Argentina. Sementara itu, performa Ferrán Torres bersama Barcelona belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi besar yang menyertai nilai transfernya.
- Barcelona tolak Julián Álvarez
- El Chiringuito TV berita terbaru
- Ferrán Torres ke Barcelona
- Josep Maria Minguella Barcelona
- Julián Álvarez Barcelona 2021
- Julián Álvarez vs Ferrán Torres
- Minguella tawarkan Álvarez ke Barca
- River Plate striker ke Barca
- Transfer Barcelona kontroversial
- Transfer gagal Julián Álvarez
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
