Namun, ambisi menjadi kampus yang mampu bersaing di tingkat internasional membutuhkan fondasi data yang kuat dan kredibel. Tanpa sistem informasi yang akurat, berbagai program pengembangan akademik akan sulit memperoleh pengakuan dan kepercayaan dari mitra nasional maupun internasional.
“Ini adalah amanah sekaligus kehormatan. Kalau sesuatu itu dianggap sebagai kehormatan dan kesempatan, maka harus dimanfaatkan dengan baik,” kata Prof. Annytha.
Untuk itu, pengawasan terhadap proses penginputan data akademik akan diperketat. Evaluasi rutin terhadap operator fakultas dan unit-unit terkait akan dilakukan guna memastikan setiap perubahan status mahasiswa tercatat secara tepat waktu dan sesuai ketentuan.
Langkah pembersihan data yang dilakukan saat ini dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi Undana. Dengan basis data yang lebih akurat, universitas memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan mutu akademik, mempertahankan akreditasi, memperluas kerja sama internasional, serta membuka ruang inovasi pendidikan yang lebih luas.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
