Menurutnya, pemuda merupakan aset strategis gereja dan daerah. Masa depan Kabupaten Kupang, bahkan masa depan Nusa Tenggara Timur, sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya hari ini. Karena itu, pembinaan karakter, kepemimpinan, dan spiritualitas harus menjadi prioritas bersama.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai Camp Pemuda Klasis Amarasi Selatan menjadi contoh nyata bagaimana gereja mengambil peran aktif dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Wakil Sekretaris Majelis Sinode Harian GMIT, Pdt. Zimrat Karmany. Dalam suara gembalanya, ia menegaskan bahwa pemuda merupakan elemen vital bagi keberlanjutan pelayanan gereja dan pembangunan bangsa.
Menurutnya, gereja dan pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa keterlibatan aktif generasi muda. Oleh sebab itu, setiap potensi yang dimiliki pemuda harus terus dikembangkan dan diarahkan secara positif.
