“Target kami jelas. Setelah mengikuti camp ini, para pemuda harus pulang dengan semangat baru, menghasilkan buah dalam kehidupan, bertumbuh dalam iman, dan mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan tempat mereka berada,” tegas Saman.

Ia berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan yang mampu menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan spiritual yang dihadapi masyarakat saat ini.

Camp Pemuda Klasis Amarasi Selatan menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda tetap menjadi agenda penting bagi gereja dan pemerintah daerah. Di tengah berbagai tantangan era digital, krisis identitas, dan perubahan sosial yang semakin cepat, penguatan karakter berbasis iman dinilai menjadi fondasi utama dalam mempersiapkan pemimpin masa depan.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Kupang, perwakilan KMK Amarasi Selatan dan KMK Amfoang Selatan, para pendeta se-Klasis Amarasi Selatan, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, Kapolsek Amarasi, perwakilan Sat Radar Buraen, Camat Amarasi Selatan, para lurah, kepala desa, serta pengurus UPP Klasis Amarasi Selatan.