Bupati Kupang: Semua Sudah Tuntas, Besok Sekolah Rakyat Kabupaten Kupang Mulai Beroperasi

FHC, Bupati Kupang Yosef Lede memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kupang telah rampung. Program pendidikan yang digagas Pemerintah Pusat tersebut dijadwalkan mulai beroperasi dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar perdana pada Selasa (14/7/2026).

“Jadi segala sesuatu yang menyangkut tanggung jawab pemerintah daerah terhadap Sekolah Rakyat itu semua sudah selesai. Saya sudah tanda tangan semua. Sehingga besok ini sudah bisa dilaksanakan pembelajaran perdana di Sekolah Rakyat,” kata Yosef Lede kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

Menurut Yosef, Kabupaten Kupang memperoleh kuota sebanyak 270 peserta didik yang telah melalui proses verifikasi sesuai persyaratan yang ditetapkan pemerintah. Para siswa tersebut berasal dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Ia menjelaskan, kuota peserta didik untuk tingkat SD belum terpenuhi secara optimal karena sejumlah orang tua masih merasa berat melepas anak-anak mereka yang dinilai masih berusia terlalu muda. Namun demikian, kekurangan kuota tersebut telah disesuaikan melalui penambahan rombongan belajar pada jenjang SMP dan SMA.

“Siswa semua sesuai dengan kuota yang diberikan, yakni 270 orang. Memang untuk SD ada kendala karena sebagian orang tua merasa anak-anak masih terlalu kecil. Tetapi kuota itu sudah ditutupi oleh SMP dan SMA dengan penambahan rombongan belajar,” ujarnya.

Terkait kesiapan sarana dan prasarana, Yosef mengakui pembangunan fasilitas pendukung belum sepenuhnya mencapai 100 persen. Kendati demikian, berdasarkan laporan yang diterimanya dari pihak pengelola dan kepala sekolah, seluruh fasilitas yang tersedia telah memenuhi standar minimal untuk memulai proses pembelajaran.

“Memang mungkin belum 100 persen, tetapi sudah memenuhi standar dan memenuhi syarat untuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar,” katanya.

Sementara itu, untuk tenaga pendidik, Yosef menyebut sebagian guru yang bertugas berasal dari Kabupaten Kupang. Pemerintah daerah bersama pihak sekolah terus melakukan koordinasi guna memastikan seluruh kebutuhan operasional dapat berjalan dengan baik sejak hari pertama pembelajaran.

Ia menambahkan, seluruh peserta didik yang diterima telah melalui proses verifikasi yang merujuk pada ketentuan dan kriteria yang ditetapkan pemerintah dalam program Sekolah Rakyat.

Lebih lanjut, Yosef menilai kehadiran Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu maupun mereka yang berisiko putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Menurut Bupati, program tersebut mencerminkan komitmen negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali.

“Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program pemerintah pusat. Presiden melihat masih ada anak-anak yang tidak mampu bersekolah atau putus sekolah karena kondisi ekonomi keluarga. Karena itu negara hadir memberikan kesempatan kepada mereka untuk memperoleh hak pendidikan yang sama seperti anak-anak lainnya,” tuturnya.

Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menekan angka putus sekolah sekaligus memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat rentan.

Dengan dimulainya operasional Sekolah Rakyat di Kabupaten Kupang, ratusan anak dari keluarga kurang mampu kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.

#Sekolah Rakyat, #Kabupaten Kupang #Yosef Lede, #270 siswa Sekolah Rakyat.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.