“Mari jadikan keterampilan ini sebagai modal utama membangun usaha, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi pada kemajuan Kabupaten Kupang,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Kupang Yesai Lanus, Kepala BP4D Kabupaten Kupang Paul Liu, serta jajaran terkait lainnya. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut memperkuat pesan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang inklusif.

Dari Baumata, sebuah pesan sederhana namun kuat disampaikan: masa depan ekonomi daerah dapat dimulai dari ruang pelatihan kecil, dari tangan-tangan masyarakat yang mau belajar dan beradaptasi. Jika ilmu digital marketing itu benar-benar diterapkan, bukan mustahil 16 peserta hari ini akan menjadi pionir wirausaha digital Kabupaten Kupang di masa depan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.