Karena itu, pemeriksaan oleh dokter ortopedi menjadi langkah penting untuk memastikan diagnosis secara tepat. Pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen (X-ray), MRI, atau metode pencitraan lainnya dapat membantu menentukan tingkat kerusakan dan jenis penanganan yang diperlukan.

Ia menegaskan bahwa semakin cepat cedera didiagnosis dan ditangani secara medis, semakin besar peluang anak untuk sembuh tanpa komplikasi serta terhindar dari gangguan pertumbuhan jangka panjang.

Dokter juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengandalkan pijatan atau pengobatan tradisional sebagai penanganan utama pada kasus patah tulang anak, mengingat risiko yang dapat ditimbulkan jauh lebih besar dibandingkan manfaat yang diharapkan.