“Setiap kritik adalah ruang untuk belajar, setiap koreksi adalah kesempatan untuk berbenah, dan setiap masukan menjadi bekal untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” katanya.
Ia menegaskan bahwa persetujuan bersama antara eksekutif dan legislatif mencerminkan kemitraan yang sehat dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menghasilkan kebijakan publik yang berkualitas serta memastikan pembangunan berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Christian juga menyoroti capaian Pemerintah Kota Kupang yang kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama tujuh tahun berturut-turut.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijaga melalui peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara berkelanjutan.
“WTP bukanlah tujuan akhir. WTP adalah pengingat bahwa kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Karena itu, seluruh rekomendasi BPK maupun berbagai catatan strategis DPRD akan kami tindak lanjuti secara sungguh-sungguh sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
