Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, saat dikonfirmasi, belum dapat memberikan keterangan rinci. Ia menyebutkan, pihaknya masih melakukan pendalaman kasus dan menggelar interogasi terhadap beberapa pihak terkait.

“Kami memohon kesabaran dari rekan-rekan semua. 1-2 hari ke depan kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut,” ujar Ayub, Sabtu (26/4/2025).

Terkait kemungkinan keterlibatan jaringan terorisme, Ayub juga belum mau berspekulasi. Menurutnya, semua masih dalam tahap pemeriksaan intensif oleh Densus 88 dan tim investigasi gabungan.

Kronologi Ancaman

Awalnya, kasus ini hanyalah mediasi kecelakaan biasa. Namun, ketegangan meningkat saat salah satu pihak merasa diperlakukan tidak adil. Emosi memuncak, hingga ancaman ledakan dilontarkan di dalam Mapolres. Sejumlah anggota polisi yang sigap segera mengamankan situasi dan meringkus kedua pelaku sebelum situasi memburuk.

Penemuan senjata api jenis air softgun memperparah dugaan adanya motif lebih serius dari sekadar kemarahan biasa. Saat ini, kedua pelaku masih dalam proses pemeriksaan mendalam, sementara pihak Polres dan Densus 88 melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah hukum berikutnya.