Sementara itu, stabilitas harga tetap terjaga. Inflasi NTT sepanjang 2025 tercatat sebesar 2,39 persen, berada dalam rentang sasaran inflasi nasional 2,5±1 persen. Memasuki Februari 2026, inflasi tercatat 3,42 persen dan masih dalam kisaran terkendali.

Menurut Adi, terdapat tiga faktor utama yang menopang pertumbuhan ekonomi 2025. Pertama, peningkatan produksi sektor pertanian. Kedua, peningkatan aktivitas perdagangan seiring akselerasi program hilirisasi dan ekspor. Ketiga, perbaikan neraca perdagangan, di mana defisit menyempit dari minus 37,53 persen menjadi minus 32,34 persen.

Di sisi sistem pembayaran, digitalisasi menunjukkan lonjakan signifikan. Sepanjang 2025 tercatat lebih dari 19 juta transaksi non-tunai di NTT, didukung penambahan puluhan ribu merchant QRIS baru. Atas capaian tersebut, Pemerintah Provinsi NTT meraih penghargaan TP2DD Award 2025 sebagai provinsi terbaik kawasan Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, sementara Kota Kupang juga meraih predikat kota terbaik di kawasan yang sama.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.