Namun, ada fakta menarik yang menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut. Yosef Lede mengungkapkan bahwa penggunaan alsintan modern mampu memangkas waktu panen secara drastis. Jika sebelumnya proses panen membutuhkan waktu hingga dua minggu, kini dapat diselesaikan hanya dalam hitungan jam.
“Kalau sebelumnya panen membutuhkan waktu hingga dua minggu, dengan alat ini bisa selesai dalam hitungan jam. Ini tentu sangat membantu petani, baik dari sisi waktu maupun biaya,” tegas Yosef Lede dalam sambutannya.
Pernyataan tersebut langsung mendapat perhatian para petani yang hadir. Sebab selama ini, keterbatasan alat menjadi salah satu kendala utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Kupang. Tidak sedikit petani yang harus mengeluarkan biaya besar untuk menyewa alat atau mengandalkan tenaga manual yang memakan waktu panjang.
Di hadapan kelompok tani penerima bantuan, Yosef Lede menegaskan bahwa sektor pertanian akan tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Menurutnya, Kabupaten Kupang memiliki potensi pertanian yang sangat besar dan harus dikelola secara serius agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
