Ia menilai modernisasi alat pertanian menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani. Dengan penggunaan alsintan, pengolahan lahan dapat dilakukan lebih cepat, efisien, dan hemat biaya.
“Jika pertanian maju, maka ekonomi daerah akan ikut tumbuh. Petani harus sejahtera karena mereka adalah tulang punggung pembangunan daerah,” ujarnya.
Bupati juga meminta agar bantuan alsintan tersebut tidak dikuasai oleh individu tertentu, melainkan digunakan secara bersama-sama oleh kelompok tani agar manfaatnya dirasakan lebih luas.
Menurutnya, pola penggunaan kolektif menjadi kunci agar alsintan dapat bekerja maksimal untuk membuka dan mengolah lahan pertanian dalam skala lebih besar.
Dalam arahannya, Yosef Lede juga mengungkap fakta lain yang cukup mengejutkan. Pemerintah daerah, kata dia, tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan alat, tetapi juga siap membantu perawatan hingga pengadaan ulang apabila alsintan mengalami kerusakan akibat penggunaan maksimal.
Komitmen tersebut disampaikan untuk menjawab kekhawatiran petani terkait biaya operasional dan pemeliharaan alat modern yang selama ini dianggap cukup mahal.
