Faktahukumntt.com, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, mengungkap fakta mengejutkan yang ditemui di lapangan selama 80 hari kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Johnny Asadoma.
Dalam rangka evaluasi program 100 hari kerja, Gubernur Melki menyampaikan bahwa penanganan stunting masih menghadapi tantangan serius, bukan hanya dari sisi medis dan infrastruktur, tetapi juga pola pikir masyarakat.
“Saat kami turun langsung ke lapangan, kami temukan makanan bergizi yang seharusnya dikonsumsi ibu hamil atau anak-anak, justru dimakan oleh para bapak,” ungkap Gubernur Melki dalam sebuah pernyataan resmi, Jumat (10/5/2025).
Temuan ini dinilai sebagai bentuk kegagalan dalam edukasi keluarga terhadap pentingnya asupan gizi bagi ibu hamil dan anak balita sebagai kunci utama mencegah stunting.
Untuk mengatasi masalah ini, Gubernur Melki menegaskan bahwa dalam 100 hari kerja, Pemerintah Provinsi NTT telah melatih ratusan pendamping stunting di berbagai wilayah. Pendamping ini bertugas memberikan edukasi dasar mengenai gizi, pengasuhan, dan pemantauan kondisi ibu dan anak.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
