Faktahukumntt.com, Kupang, 30 Maret 2025 – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, mengajak koperasi untuk bersinergi dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP Kopdit Swasti Sari ke-36 yang berlangsung di Aula Hotel Harper, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara koperasi yang telah mapan seperti Swasti Sari dengan program nasional Koperasi Desa Merah Putih.

“Peran koperasi sangat vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kita harus membangun sinergi yang kuat antara KSP Kopdit Swasti Sari dan Koperasi Desa Merah Putih agar bisa menjadi kekuatan utama dalam membangun ekonomi desa,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.

Koperasi sebagai Pilar Ekonomi

Gubernur NTT menyoroti bahwa koperasi telah terbukti menjadi solusi dalam memperbaiki ekonomi masyarakat. Dengan sistem berbasis gotong royong, koperasi memiliki daya tahan tinggi terhadap gejolak ekonomi.

“Melalui RAT ini, kita bisa mengevaluasi kinerja koperasi dan menyusun strategi yang lebih baik ke depan. Evaluasi mencakup aspek kelembagaan, usaha, dan keuangan agar koperasi semakin profesional dan transparan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menekankan bahwa koperasi harus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan mendukung program unggulan seperti One Village One Product (OVOP) serta Gerakan Beli NTT untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

Swasti Sari Catat Prestasi Gemilang

Ketua Pengurus KSP Kopdit Swasti Sari, Lambertus Tukan, mengungkapkan bahwa koperasi ini terus mengalami pertumbuhan pesat. Saat ini, jumlah anggotanya telah mencapai 205.854 orang dengan aset mencapai Rp 1,19 triliun. Selain itu, laporan audit menunjukkan bahwa koperasi ini memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang menandakan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan koperasi ini agar semakin kuat dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Lambertus.

Sinergi Swasti Sari dan KopDes Merah Putih

Sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam membentuk Koperasi Desa Merah Putih, Gubernur NTT berharap agar Swasti Sari dan koperasi lainnya dapat menjadi mitra strategis dalam membangun ekonomi desa.

“Saya titip pesan agar Swasti Sari menjadi sahabat bagi Koperasi Desa Merah Putih, sehingga koperasi di NTT bisa berjalan beriringan dan menopang ekonomi masyarakat dengan lebih maksimal,” tegas Gubernur.

Selain itu, Ketua Puskopdit BK3D Timor, Dominggus Wara Sabon, juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam mengelola koperasi.

“Manajemen koperasi harus diisi oleh SDM yang handal, memiliki tanggung jawab besar, serta mampu mencari solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi,” katanya.

Dengan sinergi yang kuat antara koperasi besar seperti Swasti Sari dan program Koperasi Desa Merah Putih, diharapkan ekonomi masyarakat NTT semakin berkembang dan kesejahteraan meningkat secara signifikan.

 

 

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.