FK-Barcelona saat ini sedang menjalani transisi penting di bawah kepemimpinan Hansi Flick. Salah satu prinsip utama yang ia pegang adalah meritokrasi—siapa pun yang tampil terbaik akan mendapatkan tempat di lapangan. Namun, ada satu kasus yang menarik perhatian, yaitu Pablo Torre.
Pada musim panas lalu, beberapa klub mencoba merekrut Pablo Torre, tetapi Flick memilih mempertahankannya. Keputusan ini tampak tepat, karena dalam 12 pertandingan dengan total 373 menit bermain, Torre mampu mencetak empat gol dan tiga assist. Itu berarti ia berkontribusi satu gol setiap 93 menit dan memberikan kontribusi langsung setiap 53 menit—statistik yang sangat menjanjikan.
Namun, fakta mengejutkan muncul dalam 10 pertandingan terakhir. Pablo hanya mendapat 27 menit bermain, dan kini sudah sebulan sejak ia terakhir kali tampil. Bahkan, saat Barcelona menghadapi Atletico Madrid, namanya tidak masuk dalam daftar skuad.
Tentu, persaingan di lini tengah Barcelona sangat ketat. Namun, dengan jadwal padat dan kedalaman skuad yang dimiliki Blaugrana, seharusnya ada kesempatan bagi Torre untuk kembali mendapatkan menit bermainnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
