FK-Madrid, Spanyol – Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAAB) mengonfirmasi bahwa Atletico Madrid dirugikan dalam pertandingan sengit Liga Champions melawan rival sekota, Real Madrid.

Menurut laporan Mundo Deportivo, IFAAB secara bulat menyepakati bahwa tendangan penalti Julian Alvarez seharusnya diulang. Dalam tayangan ulang, terlihat jelas bahwa bola sempat menyentuh dua kaki sang penendang saat eksekusi dilakukan — sesuatu yang dianggap melanggar hukum permainan saat ini.

“Keputusan wasit seharusnya membatalkan penalti tersebut atau memerintahkan untuk mengulang tendangan,” tulis Mundo Deportivo, mengutip pernyataan resmi dewan teknis IFAAB.

Menanggapi insiden ini, IFAAB bahkan telah merekomendasikan amandemen undang-undang tendangan penalti, yang akan mewajibkan ulang penalti jika bola menyentuh dua kaki dalam proses eksekusi.

Situasi ini memicu reaksi keras dari publik dan fans Atletico yang merasa tim mereka dijegal secara tidak adil, apalagi hasil pertandingan tersebut berdampak besar pada peluang lolos ke babak berikutnya.


📣 Kesimpulan:

Kasus penalti kontroversial ini membuka wacana baru soal kejelasan aturan dan pentingnya VAR dalam mengambil keputusan yang tepat. Apakah FIFA akan mengadopsi perubahan ini? Waktu yang akan menjawab.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.