Sementara itu, Industri Alat Angkutan diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas pada triwulan III 2026. Perkembangan tersebut mencerminkan masih terjaganya permintaan terhadap produk kendaraan dan sarana transportasi, baik untuk kebutuhan masyarakat maupun sektor usaha.

Prospek positif sektor industri pengolahan pada triwulan III 2026 menjadi sinyal penting bagi perekonomian nasional. Sebagai salah satu kontributor terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB), keberlanjutan ekspansi sektor manufaktur diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing industri nasional.

Dengan PMI-BI yang diproyeksikan meningkat dan mayoritas subsektor berada dalam fase ekspansi, sektor industri pengolahan diperkirakan akan tetap menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi Indonesia pada paruh kedua tahun 2026.

Hasil lengkap survei dapat dilihat dalam Prompt Manufacturing Index di website Bank Indonesia.