Qatar dan Irak Aktifkan Sistem Pertahanan

Kementerian Pertahanan Qatar dalam pernyataannya mengatakan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat sebagian rudal yang mengarah ke Al-Udeid. Namun, ledakan tetap terdengar di wilayah perbatasan kota Doha, dan lalu lintas udara sempat dihentikan sebagai tindakan pengamanan.

Sementara itu, Irak belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kerusakan ataupun korban jiwa akibat serangan tersebut.

Respons Dunia Internasional: Mengecam & Waspada

Gelombang respons dari dunia internasional pun mengalir deras. PBB dan Uni Eropa menyerukan penahanan diri dan dialog, sementara NATO memperingatkan bahwa konflik bersenjata langsung antara Iran dan AS bisa menggiring kawasan Timur Tengah ke dalam kekacauan yang lebih luas.

“Kami mendesak semua pihak untuk menahan diri dan menghindari eskalasi lebih lanjut,” ujar Sekjen PBB António Guterres.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan dukungan politik terhadap Iran, menyebut serangan tersebut sebagai bentuk “pembelaan diri yang sah”. Sementara Israel memperkuat sistem pertahanannya sebagai bentuk antisipasi konflik lanjutan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.