FaktahukumNTT.com, Teheran, Iran – Ketegangan di Timur Tengah memuncak setelah serangan udara dahsyat Israel menggempur ibu kota Iran, Teheran, menewaskan tiga perwira tinggi militer, termasuk Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran (IRGC), Mohammad Kazemi. Serangan ini terjadi pada Minggu (15/6) malam dan disebut-sebut sebagai salah satu serangan paling mematikan yang dilancarkan Israel ke jantung kekuatan militer Iran dalam satu dekade terakhir.
Kantor berita resmi Iran, IRNA, mengonfirmasi bahwa tiga jenderal penting gugur sebagai martir:
1. Mohammad Kazemi – Kepala Intelijen IRGC
2. Hassan Mohaghegh – Wakil Kepala Operasi
3. Mohsen Bagheri – Kepala Unit Anti-Mata-Mata
Serangan ini juga menghancurkan sebagian markas militer dan sejumlah gedung pemerintahan yang terletak di kawasan strategis Teheran.
Serangan Terencana dan Terarah
Mengutip sumber dari pejabat pertahanan Iran yang tidak ingin disebutkan namanya, serangan ini “sangat presisi” dan “jelas ditargetkan pada tokoh kunci sistem keamanan Iran”. Rudal-rudal jarak jauh dilaporkan diluncurkan dari arah barat dan menembus sistem pertahanan udara Iran tanpa terdeteksi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
