Meski telah berhasil memperoleh kerja sama dengan BPJS Kesehatan, Prof. Jefri mengingatkan bahwa pencapaian tersebut bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tantangan yang lebih besar.

Menurutnya, RSU Undana kini harus membuktikan kemampuannya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

“Kerja sama dengan BPJS bukan akhir perjalanan. Ini adalah awal bagi kita untuk membuktikan bahwa Undana tidak hanya unggul dalam pendidikan tinggi, tetapi juga mampu menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat,” katanya.

Sebagai pemimpin universitas yang secara kelembagaan menjadi pemilik RSU Undana, Prof. Jefri menegaskan bahwa orientasi utama rumah sakit bukanlah keuntungan finansial, melainkan pelayanan kemanusiaan.

Ia menjelaskan bahwa sebagai Badan Layanan Umum (BLU), Undana mengedepankan kualitas pelayanan dan manfaat sosial bagi masyarakat. Karena itu, seluruh tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit diminta menempatkan kepentingan pasien sebagai prioritas utama.