Faktahukumntt.comKupang, NTT – Dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, Kapolda NTT, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., menyampaikan pesan mendalam kepada para tamu undangan yang hadir dalam Ibadah Syukur di rumah jabatan Kapolda NTT. Salah satu pernyataan yang menarik perhatian adalah ajakan untuk memprioritaskan rasa takut kepada Tuhan di atas segalanya.

“Kamu harus takut kepada Tuhan, jangan takut kepada Kapolda,” tegas Irjen Pol. Daniel dalam sambutannya di hadapan jajaran Polda NTT, tokoh agama, serta para tamu undangan lainnya.

Pernyataan ini mencerminkan komitmen Kapolda dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual di lingkungan kepolisian. Menurutnya, seorang anggota kepolisian yang memiliki rasa takut kepada Tuhan akan menjalankan tugasnya dengan jujur, bertanggung jawab, dan mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

Menjaga Kebersamaan di Tengah Keberagaman

Dalam sambutannya, Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Ia menyadari bahwa jajarannya berasal dari berbagai latar belakang agama dan budaya, namun perbedaan tersebut harus menjadi kekuatan untuk membangun solidaritas.

“Di Polda NTT, kami memiliki anggota yang beragama Kristen, Islam, Hindu, bahkan ada yang masih mencari jati diri. Semua kami hormati, dan kami pastikan mereka memiliki ruang untuk menjalankan keyakinannya masing-masing,” jelas Kapolda.

Sebagai wujud nyata dari toleransi tersebut, Kapolda NTT mengumumkan bahwa setelah ibadah syukur akan diadakan buka puasa bersama dengan anggota Polri yang beragama Islam. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antaranggota serta menunjukkan komitmen Polda NTT dalam merawat keberagaman.

“Kita akan makan bersama, baik yang ikut ibadah syukur ini maupun saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah puasa. Rumah jabatan ini adalah rumah masyarakat, terbuka untuk siapa saja,” tambahnya.

Komitmen Pelayanan dan Pengamanan Masyarakat

Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, Kapolda juga menyampaikan bahwa Polda NTT telah menyiapkan apel kesiapan pasukan guna memastikan keamanan dan kelancaran selama momen Lebaran.

“Kami ada di sini untuk menjaga dan melayani masyarakat. Apel persiapan sudah dilakukan agar umat Muslim di NTT dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolda.

Di akhir sambutannya, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga kembali mengingatkan bahwa kekuasaan tertinggi ada di tangan Tuhan. Ia mendorong seluruh anggota Polri untuk bekerja dengan hati nurani dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya.

“Takutlah pada Tuhan, karena dengan itu kita akan menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan amanah dalam menjalankan tugas,” tutupnya.

Ibadah syukur diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah, mempererat hubungan antara aparat kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat dalam semangat kebersamaan dan pelayanan.