Warga sekitar menyebutkan bahwa retakan parah di sisi jembatan yang melintasi sungai pengendali banjir kali Oele baru diketahui pada pagi hari.
Dugaan muncul bahwa kerusakan terjadi kemarin sore saat Tronton yang mengangkut ekskavator melintasi jembatan.
Esry Dethan, warga setempat, mengakui rasa takutnya berdiri di atas jembatan. Pemeriksaan oleh Pemdes dan warga setempat mengindikasikan penurunan pada sisi ujung jalan akibat amblesnya pondasi jembatan.
Hal ini memicu retakan pada badan jalan, meningkatkan risiko kecelakaan.
Bruce Bengu berharap pemerintah daerah segera memperbaiki keretakan tersebut untuk mencegah potensi korban.
Jembatan Oele merupakan prasarana vital dalam jalur utama yang dilintasi setiap hari oleh masyarakat Rote Selatan, terutama kendaraan berat seperti dump truk.
Daleholu juga berinisiatif menyampaikan informasi ke sekolah terdekat untuk membantu siswa agar berhati-hati saat melintasi jembatan.
Warga setempat secara sukarela memberikan rambu-rambu kepada pengendara yang melintasi jalur tersebut hingga malam hari demi keselamatan bersama.
