Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Kupang juga mempresentasikan berbagai risiko iklim yang sedang dihadapi daerah serta sejumlah program adaptasi yang sedang dan akan dijalankan ke depan.

Paparan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif kepada para mitra pembangunan mengenai kebutuhan daerah sekaligus peluang investasi dan kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama.

Sementara itu, Country Manager Catholic Relief Services (CRS) Indonesia dan Timor Leste, Yane A. Tamonob, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut. Menurutnya, forum jejaring pendanaan iklim merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem pendanaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan iklim sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat sipil, dunia usaha, dan lembaga donor.

“Ketahanan iklim hanya bisa terwujud jika seluruh pihak bekerja bersama dan menempatkan masyarakat lokal sebagai bagian utama dari solusi,” ujarnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.