FK-Perundungan atau bullying di lingkungan sekolah menjadi isu serius yang kian hari semakin mencuat ke permukaan. Dengan berkembangnya teknologi dan kemudahan akses media sosial, banyak kasus bullying yang viral, mencerminkan krisis empati di kalangan siswa. Situasi ini tidak hanya mengancam kesehatan mental individu yang terlibat, tetapi juga berdampak pada tatanan sosial bangsa.

Sekolah yang Kehilangan Fungsi Utamanya

Sekolah, yang seharusnya menjadi tempat aman untuk belajar dan membangun karakter, kini berubah menjadi ruang penuh intimidasi bagi sebagian siswa. Para korban bullying kerap merasa takut, terisolasi, dan kehilangan rasa percaya diri. Ketakutan ini menciptakan trauma mendalam yang sering kali membutuhkan waktu lama untuk pulih.

Menurut data yang dihimpun oleh lembaga pendidikan nasional, kasus bullying di sekolah meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Jenis perundungan bervariasi, mulai dari fisik, verbal, hingga cyberbullying. Fenomena ini menunjukkan bahwa karakter siswa semakin jauh dari nilai-nilai empati yang diharapkan dalam pendidikan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.