Lanjut dikatakannya, presiden RI Prabowo Subianto menginginkan ada upaya mempercepat pencapaian swasembada pangan melalui optimalisasi sumber daya air dan peningkatan pola tanam. “Pak presiden kita luar biasa perhatiannya pada pangan. Ini dunia krisis pangan. Mari kita beresin per pulau, satukan pemikiran berkolaborasi untuk swasembada pangan tiap pulau, sehingga negara ini kuat dan inflasi rendah,”ungkapnya.
Mentan Andi Sulaiman sangat berharap, daerah NTT bisa swasembada, sehingga inflasi bisa tertangani secara baik. Terkait kekurangan, kelemahan dan masalah teknis lainnya tentang irigasi raknamo, ia ingin pemerintah yang berkompeten di dalamnya, dapat duduk bersama, petakan secara detail, apa masalah dan solusi, kemudian paparkan didepan Mentan.
Lokasi berikut yang dikunjungi Mentan RI adalah persawahan Nai Heli, diseputaran Bendungan Leter T, di Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur. Kunjungan Mentri Pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap akselerasi hasil pertanian atau peningkatan hasil pertanian di Kabupaten Kupang, sebagai upaya terciptanya swasembada pangan di Kabupaten Kupang, dan Indonesia secara keseluruhan. Selain meninjau pengerjaan sawah di persawahan seluas 600 Ha tersebut, Amran Sulaiman juga meninjau Bendungan Leter T, yang adalah urat nadi utama pengairan di sawah Nai Heli.
