Yosef Lede tak lupa mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan menghormati satu sama lain. Baginya, cinta pada bangsa bukan hanya dengan berpawai, tetapi juga dengan merawat lingkungan dan hidup saling menghargai.

Di antara kerumunan, seorang ibu bernama Maria (45) dari Kecamatan Fatuleu meneteskan air mata haru. Ia datang bersama anaknya yang ikut karnaval.

“Saya bangga, Pak Bupati bisa dekat dengan rakyat. Semoga Kupang benar-benar bangkit, supaya anak-anak kami punya masa depan yang lebih baik,” tuturnya lirih.

Karnaval berakhir di lapangan Kantor Bupati Kupang di Oelamasi. Namun semangat yang menyala hari itu diyakini tidak akan padam. Bagi Yosef Lede, ini bukan akhir dari sebuah acara, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju Kupang yang Emas, Tertata, Merata, Adil, dan Sejahtera.

“Hari ini kita membuktikan, rakyat Kupang mampu berdiri bersama. Mari kita lanjutkan semangat ini dalam setiap langkah pembangunan. Kupang Emas bukan mimpi, asal kita bersatu,” pungkas Yosef Lede.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.