FK-Lionel Messi baru-baru ini berbagi kenangan pahit tentang masa-masa saat ia menghadapi kritik keras dari publik Argentina.
Dalam sebuah wawancara emosional, Messi mengatakan, “Saya tidak akan pernah lupa ketika mereka mengkritik saya di Argentina. Anak laki-laki saya, Thiago Messi, akan datang dan bertanya kepada saya: ‘Papa, mengapa mereka tidak menyukaimu di Argentina? Mengapa mereka mengkritikmu?’ Aku patah hati. Syukurlah, semuanya berakhir dengan baik.

Bayangkan, seorang ayah seperti Messi — yang saat itu sudah mengoleksi lima Ballon d’Or — harus menghadapi pertanyaan polos dari anaknya. Meski telah menjadi ikon dunia, ia masih harus berjuang untuk mendapatkan cinta dan pengakuan penuh dari negaranya.

Pada masa itu, Lionel Messi terus mendapat tekanan luar biasa karena belum berhasil mempersembahkan trofi besar untuk tim senior Argentina. Kritik datang bertubi-tubi, membuatnya hampir menyerah dari sepak bola internasional. Tidak ada atlet dalam sejarah yang menanggung beban seberat yang Messi alami.

Namun, Tuhan punya rencana lebih indah. Messi akhirnya menulis kisah dongengnya dengan mengangkat Copa América 2021 dan Piala Dunia 2022 — mimpi yang selama ini terus membayangi karier gemilangnya.

Kini, Lionel Messi dikenang bukan hanya sebagai pemenang Ballon d’Or berulang kali, tetapi juga sebagai pahlawan Argentina sejati. Sebuah perjalanan penuh luka, cinta, dan kejayaan yang akan dikenang sepanjang masa.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.