Peningkatan ini terutama didorong oleh permintaan yang kuat dari negara tujuan ekspor utama seperti Tiongkok dan Timor Leste, yang menjadi pasar utama migas asal NTT.
Tidak hanya migas, sektor non-migas juga mencatatkan hasil positif. Ekspor non-migas NTT pada Desember 2024 tercatat sebesar US$ 7.408.234, meningkat 34,66% dibandingkan bulan November 2024 dan 52,58% dibandingkan Desember 2023.
Salah satu komoditas yang menunjukkan kenaikan sangat besar adalah Lemak dan Minyak Hewan / Nabati, yang melonjak sebesar 350.474,60%, dengan peningkatan ekspor mencapai US$ 1.914.538.
Sebagian besar ekspor NTT pada Desember 2024 diproses melalui pelabuhan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Atambua, yang berkontribusi sebesar 68,62% dari total nilai ekspor NTT, dengan angka US$ 58.195.618. Selain itu, ekspor juga terjadi melalui pelabuhan Atapupu di Kabupaten Belu, dengan kontribusi 1,75% dari total ekspor. Negara tujuan ekspor utama adalah Tiongkok (71,24%), Timor Leste (8,48%), dan negara lainnya seperti Thailand, Australia, dan Singapura.
