Kupang, FHNC – Program Makan Sehat Bergizi Gratis dan Ketahanan Pangan Nasional yang diusung Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bukan sekadar janji kampanye.
Di desa-desa terpencil seperti Rabasa, Lamudur, hingga pelosok Flores Timur, gerakan ini mulai menjadi realitas yang mengakar. Sosialisasi massif yang dilakukan oleh Lukas Onek Narek, S.H., kader Partai Gerindra, menjadi motor penggerak kesadaran masyarakat desa untuk tidak hanya menjadi penerima bantuan, tapi juga produsen pangan sehat dan organik.
Menurut Lukas, kedua program ini bukan proyek terpisah, tetapi saling menopang. Program Ketahanan Pangan harus menjadi fondasi penyedia bahan baku sehat—dari beras, jagung, sayuran, buah hingga protein hewani organik—yang kemudian menopang penyelenggaraan Makan Sehat Bergizi Gratis. Sebaliknya, distribusi dana program makan gratis ini harus diarahkan ke petani, peternak, dan nelayan desa sebagai bagian dari ekosistem ketahanan pangan.
“Kalau kita impor sayur dan beras dari luar desa, apalagi yang penuh zat kimia, maka uang desa keluar, rakyat tetap miskin, dan anak-anak tetap konsumsi pangan beracun. Ini harus dihentikan,” tegas Lukas dalam sosialisasi di Lamudur, 3 Juni 2025.
- Gerakan Selamatkan Ibu Bumi
- Kedaulatan Pangan Nasional
- Ketahanan Pangan Berbasis Lokal
- Ketahanan Pangan Desa
- Lukas Onek Narek
- Makan Sehat Bergizi Gratis
- Makanan Anak Sehat
- Pangan Organik Bebas Kimia
- pertanian ramah lingkungan.
- program Prabowo-Gibran
- Program Unggulan Prabowo Gibran
- PT Momen Global International
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
