Padahal, salah satu impian Kopdes Merah Putih adalah menghadirkan sistem digitalisasi koperasi dan kemudahan transaksi melalui platform daring. Namun kenyataan geografis NTT yang terdiri dari pulau-pulau dan daerah terpencil menjadikan tantangan ini semakin kompleks.

Koperasi Butuh Dukungan Menyeluruh, Bukan Sekadar Instruksi Pusat

Melki juga menegaskan bahwa kesuksesan KDMP/KKMP tidak bisa hanya bergantung pada semangat dan perintah pusat. Butuh dukungan nyata dari semua pemangku kebijakan, termasuk Kementerian terkait, dunia usaha, lembaga keuangan, hingga ormas lokal.

“Kalau pusat cuma kasih SK dan arahan, lalu daerah disuruh bereskan semua sendiri, ya ini program tidak akan jalan,” katanya tajam.

Ia menyarankan agar pemerintah pusat menyiapkan anggaran khusus pemberdayaan koperasi, khususnya di wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan seperti NTT.

Kendati demikian, Gubernur Melki tetap menyatakan optimisme kuat bahwa KDMP/KKMP akan menjadi motor transformasi ekonomi desa, asalkan pembenahan dilakukan secara serius dan kolektif.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.