FK – Persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, diwarnai dengan kekecewaan para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Pasalnya, mereka menerima seragam dan perlengkapan yang dinilai tidak layak untuk digunakan dalam latihan dan upacara penting tersebut.
Sertu Agus Do Karmo, pelatih senior Paskibraka yang akrab disapa Agus Combat, mengungkapkan bahwa seragam yang diberikan kepada anggota Paskibraka tahun ini memiliki kualitas yang sangat rendah.
“Seragam yang mereka terima sangat tipis dan tidak nyaman dipakai. Bahkan, sepatu yang baru digunakan setengah hari sudah robek,” ujarnya dengan nada prihatin.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar mengingat Paskibraka memiliki tugas yang sangat penting dalam upacara peringatan kemerdekaan.
Seragam yang tidak layak pakai dapat memengaruhi kenyamanan dan konsentrasi para anggota, baik saat latihan maupun pada upacara puncak tanggal 17 Agustus nanti.
Tidak hanya seragam dan sepatu, Agus juga menyebutkan adanya kekurangan air minum selama latihan. Hal ini memaksanya untuk menggunakan uang pribadi demi memastikan kebutuhan dasar para anggota Paskibraka terpenuhi.
“Setiap kali latihan, kami sering kehabisan air minum. Terpaksa saya harus membeli air mineral sendiri agar semua anggota bisa tetap fokus berlatih,” tambahnya.
Pengadaan seragam dan perlengkapan Paskibraka tahun ini berada di bawah tanggung jawab Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Malaka, setelah sebelumnya ditangani oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Namun, peralihan tanggung jawab ini tampaknya tidak berjalan lancar.
Kepala Kesbangpol Malaka, Dr. Yohanes Bernando Seran, S.H, M.Hum, saat dimintai klarifikasi, mengakui bahwa pengadaan perlengkapan dilakukan melalui mekanisme peninjauan langsung (PL) dan tidak menampik bahwa kualitas barang yang diterima memang rendah.
Permasalahan ini menuai kritik dari berbagai pihak yang merasa bahwa Kesbangpol telah lalai dalam menjalankan tugasnya. Mereka menuntut agar pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk memperbaiki kualitas seragam dan perlengkapan Paskibraka sebelum hari H.
Di tengah segala keterbatasan, semangat para anggota Paskibraka tidak luntur. Mereka tetap berlatih keras dan berkomitmen untuk menjalankan tugas mulia mereka dalam mengibarkan bendera Merah Putih pada peringatan HUT RI ke-79 mendatang.
Masalah ini menjadi pengingat bahwa persiapan teknis, seperti pengadaan seragam dan perlengkapan, memegang peranan penting dalam kesuksesan upacara kenegaraan.
Diharapkan, tindakan cepat dari pihak terkait dapat segera memastikan para anggota Paskibraka Kabupaten Malaka tampil optimal dalam upacara yang akan datang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
