Deretan rekor tersebut menjadi bukti konsistensi luar biasa Messi selama enam edisi Piala Dunia sejak debutnya pada tahun 2006.

Bagi Argentina, keberhasilan lolos lebih awal ke fase gugur memberikan keuntungan besar. Tim kini memiliki kesempatan untuk melakukan rotasi pemain dan mempersiapkan strategi terbaik menghadapi tantangan yang lebih berat pada babak berikutnya.

Pelatih Lionel Scaloni mengaku puas dengan performa timnya yang mampu menjaga konsistensi permainan dalam dua pertandingan awal.

Meski begitu, ia mengingatkan para pemain untuk tetap fokus karena perjalanan menuju gelar juara masih panjang.

Di sisi lain, kemenangan atas Austria semakin memperkuat keyakinan publik sepak bola dunia bahwa Argentina masih menjadi salah satu favorit utama meraih trofi Piala Dunia 2026.

Dengan Messi yang terus tampil tajam, dukungan skuad yang solid, serta mental juara yang telah terbentuk sejak keberhasilan menjuarai Piala Dunia sebelumnya, Albiceleste kini berada di jalur yang menjanjikan.

Malam di Dallas menjadi saksi bagaimana Lionel Messi kembali menulis sejarah. Di usia 38 tahun, saat banyak pemain lain mulai memasuki penghujung karier, kapten Argentina justru terus memperkaya warisannya sebagai legenda sepak bola dunia.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.