Meski menjadikan kawasan Pasifik Selatan sebagai fokus utama, Undana tetap membuka peluang memperluas kerja sama dengan negara-negara ASEAN, Jepang, dan Tiongkok yang selama ini telah menjadi mitra penting dalam berbagai program pendidikan dan penelitian.

Di sisi lain, Prof. Philip juga akan menangani agenda besar lain yang tidak kalah penting, yakni pembenahan sistem informasi dan tata kelola kehumasan kampus.

Menurutnya, penguatan digitalisasi dan pengelolaan informasi publik harus dilakukan secara bertahap melalui pemetaan persoalan yang akurat. Karena itu, ia memilih untuk terlebih dahulu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi sistem informasi dan kinerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebelum merumuskan kebijakan strategis baru.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa arah pembangunan Undana ke depan tidak hanya berfokus pada perluasan jejaring global, tetapi juga pada penguatan fondasi tata kelola internal yang menjadi syarat utama bagi universitas modern yang adaptif dan kompetitif.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.