Ia menjelaskan bahwa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan teknologi digital kini telah menjadi kebutuhan utama dalam berbagai sektor kehidupan. Teknologi tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan, tetapi juga meningkatkan kualitas penelitian, pembelajaran, dan pelayanan kepada masyarakat.
Meski demikian, Magda mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan penguatan jiwa kewirausahaan. Generasi muda dituntut mampu melihat peluang, menciptakan solusi atas berbagai persoalan, serta menghasilkan nilai tambah yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kepada mahasiswa, ia berpesan agar memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing.
“Kalian adalah andalan dan kekuatan utama untuk mewujudkan generasi unggul. Jadikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan semangat usaha sebagai alat utama dalam menghadapi masa depan,” katanya.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk menggunakan teknologi AI secara bijak. Menurutnya, kecerdasan buatan harus dipandang sebagai mitra yang membantu proses berpikir dan berkarya, bukan sebagai pengganti akal budi manusia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
