Firdaus, dalam forum tersebut, menyampaikan apresiasi atas manuver komunikasi SMSI NTT. Menurutnya, kunjungan ini adalah indikator kuat komitmen penyelarasan standar, prosedur, dan tata arah media digital daerah dengan standar organisasi pusat. “Semangat seperti ini merupakan good institutional pattern. Ada clear intention untuk membangun konsolidasi yang lebih efektif,” ujar Firdaus.

Dalam tinjauan media governance studies, langkah koordinatif seperti ini dapat dikategorikan sebagai proactive governance alignment, sebuah mekanisme antisipatif untuk mengeliminasi potensi disparitas kebijakan antara pusat dan daerah, terutama dalam isu-isu fundamental seperti integritas pemberitaan, editorial independence, hingga compliance terhadap UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan regulasi turunannya.

Ketua Umum SMSI juga sekaligus mempresentasikan facility assets yang terdapat pada Kantor Pusat, termasuk studio-studio produksi konten digital yang dapat dipakai pengurus untuk kegiatan podcast, produksi short content, hingga special interview. Fasilitas ini secara empiris berfungsi sebagai production hub yang dapat memperkuat daya saing media siber anggota SMSI dalam menghasilkan digital content berbasis quality journalism sesuai tuntutan algoritmik platform digital global.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.